Syarat Berhajat

Agar hajat kita terkabul, ada beberapa syarat yang harus dipenuhi, yaitu:

1. Ikhtiar (usaha)

Atau yang lebih dikenal dengan ikhtiar dzahiriyyah, yaitu usaha dengan mengunakan jasmani. Bisa itu bekerja, belajar, mengerjakan ujian atau yang lainnya. Ini merupakan hal yang paling pokok yang harus dilakukan kalau kita ingin hajat kita terpenuhi, tapi jangan lupa harus dengan hati yang ikhlas, karena keikhlasan adalah kunci diterimanya suatu ibadah. Baik itu hablum minallah maupun hablum minan nas.

2. Do’a

Berdoa adala pintu kedua setelah kita berusaha, ia juga bisa diartikan sebagai ikhtiar batiniyyah, karena melibatkan hati untuk menjalin hubungan dengan-Nya. Dia yang menentukan semuanya, sehingga pada tahap ini kita harus melakukan pendekatan sedekat-dekatnya agar maksud kita tercapai. Kalau di kalangan santri salafiyyah, pendekatan mereka berupa mujahadah, yaitu melakukan shalat nawafil seperti shalat sunah hajat atau sahlat sunah tasbih, dan ditambah dengan dzikir-dzikir tertentu dan doa khusus untuk terkabulnya hajat.

3. Tawakal

Yaitu berusaha menerima apa adanya (qona’ah) yang diberikan oleh Allah kepada kita, dan bertanggung jawab atas apa yang Beliau amanahkan kepada kita, yaitu hajat yang kita maksud tadi. Qona’ah biasanya lebih mudah dilakukan daripada tanggung jawab, karena ketika hajat kita terkaubl, maka segudang cobaan juga akan timbul, yang tak lain adalah apakah kita dapat memanfaatkan apa yang Allah berikan sesuai dengan kehendak-Nya. Kalau kita dapat menggunakannya pada jalan yang Beliau ridloi, maka Allah akan makin sayang kepada kita.

Syarat Berhajat Syarat Berhajat Reviewed by Eko Suryanto on 10.34.00 Rating: 5

Tidak ada komentar

Travel everywhere!